Sosialisasi Model Website Sekolah di Jawa Barat
Diposting oleh : Dody Firmansyah
Kategori: Sosialisasi - Dibaca: 392 kali

Bogor, 16 Mei 2011. Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional, Dr. Burhanudin Tola, MA membuka acara Sosialisasi Model Website Sekolah di Hotel PP University, Cisarua Bogor. Sosialisasi yang akan berlangsung selama empat hari hingga tanggal 19 Mei 2011 tersebut diikuti oleh 25 orang peserta dari beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat dan Banten, yaitu Bekasi, Bogor, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Majalengka, Cirebon, Indramayu, Cianjur, Garut, Purwakarta, Ciamis, Pandeglang, Kota Tengerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Hafidz Muksin selaku Penanggung Jawab Teknis menyampaikan bahwa 25 orang peserta dipilih berdasarkan seleksi secara online. Pendaftaran peserta dilakukan melalui website www.kajianwebsite.org yang telah dibuka sejak tanggal 15 April 2011 hingga 30 April 2011. "Untuk wilayah Jawa Barat tercatat 41 orang peserta yang mendaftarkan diri, dan Balitbang Kemdiknas hanya memilih 25 orang peserta" kata Hafidz. Dari 25 orang tersebut mewakili satuan pendidikan dari SD/MI hingga SMA/SMK. "Pesertanya sangat beragam, yaitu: 2 orang dari MI, 2 orang dari SD, 8 orang dari SMP, 1 orang dari MTs, lima orang dari SMA, dan 7 orang dari SMK" tambah Hafidz. Untuk mengetahui kemampuan dan pengetahuan dasar para peserta, pada awal acara peserta diberikan pre test dan di akhir acara masing-masing peserta diwajibkan mempresentasikan hasil tugas mandiri dalam membuat web sekolahnya. "Kita akan memilih peserta terbaik yang telah berhasil membuat website sekolahnya" janji Hafidz pada peserta.
Lebih lanjut Hafidz menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi model website sekolah ini diharapkan dapat menyebarluaskan penggunaan model website sekolah kepada para peserta, melalui pelatihan yang dipandu langsung oleh dua orang Tim Pengembang Model Website Sekolah, yaitu Dody Firmansyah, S.Kom dan Hendi Akhmad Hidayat. Di samping itu, untuk mengetahui kekurangan yang masih ada, sekaligus mengevaluasi dan menganalisis model terbaru yang telah diluncurkan pada tanggal 2 Mei 2011. "Tim Pengembang sangat kreatif dan innovatif dalam mengembangkan model yang telah ada, hingga akhirnya pada tahun ini diluncurkan Versi 3.5, yang diharapkan lebih mudah, praktis, dan memenuhi kebutuhan para pengguna" lanjut Hafidz.
Sementara itu, Burhanudin Tola menekankan bahwa perkembangan IPTEK yang sangat cepat mestinya dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh dunia pendidikan. Dalam studi TIMSS, yang dilakukan pada negara-negara yang terhimpun dalam lingkup OECD, telah ditemukan bahwa TI dapat mempengaruhi kemampuan siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, Balitbang akan meneliti dampak pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, termasuk melihat permasalahan yang dihadapi oleh siswa maupun guru dalam pemanfaatannya. Namun Burhanudin mengingatkan agar pemakaian teknologi tidak harus tergantung pada teknologi tertentu maupun tergantung pada produk tertentu. "Kita harus pandai memilih teknologi dan produk yang paling sesuai dengan karakter dan kemampuan kita" papar Burhanudin.
Untuk itulah Balitbang Kemdiknas mengembangkan Model Website Sekolah yang dapat dijadikan salah satu alternatif pilihan bagi sekolah yang ingin memiliki website secara cepat, mudah dan murah. Kami sangat mengapresiasi Tim Pengembang yang penuh dedikasi dan tanpa kenal menyerah berusaha terus untuk menyempurnakan model website sekolah hingga saat ini. "Balitbang Kemdiknas berharap pemanfaatan model website sekolah ini akan membawa dampak positif yang luas bagi kemajuan sekolah. Saat ini telah tercatat 410 sekolah yang menggunakan model website ini" lanjut Burhanudin Tola.
Di akhir sambutannya, Burhanudin Tola mengharapkan agar acara ini dapat dijadikan sebagai arena untuk saling berbagi dan belajar bersama dalam pemanfaatan TIK di sekolah. "Perbedanaan asal instansi, kemampuan, pengalaman, dan latar belakang pendidikan harus dapat saling melengkapi dan menyempurnakan hal-hal yang kurang dalam model ini" kata Burhanudin Tola. Selamat mengikuti sosialisasi, semoga dapat memperoleh ilmu dan keterampilan dalam pembuatan website sekolah. Amin ... (HM)
Kontributor: Hafidz Muksin (hmuksin2001@yahoo.com)
Penyunting: Lestyani Yuniarsih (lestyani.yuniarsih@kemdiknas.go.id)

- Workshop Nasional ALCoB 2010 Pangkalpnang
- 6th APEC Future Education Forum and 8th International ALCoB Conference
- ALCoB Internet Volunteer 2010
- Sosialisasi ALCoB dan Pelatihan Lecture Maker di Sanggata, Kutai Timur
- Sosialisasi ALCoB Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Drisye
01 November 2011 - 09:29:13 WIB
Setahu saya, di Indonesia terutama daerah-daerah pelosok kecamatan, belum banyak yang tahu apalagi membuat website khusus sekolah. Saya harap acara seperti ini terus dilakukan diberbagai daerah.
Ramalan Zodiak Gemini
17 November 2011 - 17:04:11 WIB
makasih banyak atas informasi'nya..
Isi Komentar :









Pengunjung hari ini
Total pengunjung
Pengunjung Online